SURAT DARI AMONG (PANGGILAN BUAT PA2KU)

Posted: Februari 18, 2008 in All About The Love Revolution

Anakku yang kusayangi…

Suatu hari kelak kau akan mengerti bahwa di samping semua kesalahan yang aku buat, aku selalu ingin apa yang terbaik bagimu dan bahwa aku siapkan dasar bagi perkembangan dan kehidupanmu kelak.

Kau tak usah merasa sedih, tidak beruntung atau gagal di hadapanku melihat kondisiku dan usiaku yang sudah bertambah tua. Kau harus ada didekatku, mencoba mengerti aku bahwa hidupku adalah bagimu, bagi kesuksesanmu, seperti apa yang kulakukan pada saat kau lahir.

Pada suatu saat dikala kamu menyadari bahwa aku telah menjadi sangat tua, cobalah berlaku sabar dan cobalah mengerti aku.

By seeing my ignorance towards the new technologies, do not laugh of me but leave me rather the time to understand.

Ketika kakiku tak lagi mampu menyangga tubuhku,untuk bergerak seperti sebelumnya. Bantulah aku dengan cara yang sama ketika aku merengkuhmu dalam tanganku, mengajari melakukan langkah – langkah pertamamu

Jika banyak makananku yang tercecer dikala aku makan. Jika aku mendapat kesulitan dalam mengenakan pakaianku sendiri…….sabarlah! Kenanglah saat – saat dimana aku meluangkan waktuku untuk mengajarimu tentang segala hal yang kau perlu tahu, ketika kau masih kecil.

Aku mengajarimu banyak hal……cara makan yang baik……cara berpakaian yang baik……berprilaku yang baik…….bagaimana menghadapi problem dalam kehidupan.

Aku mencintaimu anakku…….Ayahmu, ibumu

Bantulah aku untuk berjalan, bantulah aku pada akhir hidupku dengan cinta dan kesabaran. Satu hal yang membuatku harus bertrimakasih padamu adalah senyum dan kecintaanmu padaku.

Jika aku mengulang mengatakan hal yang sama berpuluh kali, jangan menghentikanku! Dengarlah aku! Ketika kau kecil, kau selalu memintaku membacakanmu cerita yang sama berulang – ulang, dari malam yang satu ke malam yang lain hingga kau tertidur. Dan aku lakukan itu untukmu!

Jika aku enggan mandi, jangan memarahiku dan jangan katakan kepadaku bahwa itu memalukan. Ingatlah berapa banyak pengertian yang kuberikan padamu menyuruhmu mandi dikala kecilmu.

Jika terkadang aku menjadi pelupa dan aku tidak dapat mengerti dan mengikuti pembicaraan, beri aku waktu untuk mengingat dan jika aku gagal melakukannya jangan sombong dan memarahiku, karena yang penting bagiku adalah……aku dapat bersamamu dan dapat berbicara padamu.

Jika aku tak mau makan, jangan paksa aku! Aku tahu bilamana aku lapar dan kapan aku tak lapar.

Cobalah untuk mengerti bahwa pada usia tertentu kita tidak benar – benar ”hidup” lagi, kita hanya ”tidak mati.”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s