MENGATASI KESEPIAN

Posted: Februari 18, 2008 in All About Love

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya (Yohanes 14:16), “Kesepian adalah hal pertama dimana mata Tuhan melihatnya sebagai hal yang tidak baik – John Milton.”

Adalah hari keenam dimana Tuhan Allah Perkasa baru saja menyelesaikan semua ciptaan yang hidup yang bergerak di atas tanah. Kala Dia telah menyelesaikan setiap tahapan karyaNya, Tuhan melakukan jeda dan mengevaluasi karyaNya. Kejadian 1:25 mengatakan : Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Hanya satu tugas lagi yang perlu ditambahkan.

ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup (Kejadian 2:7). Inilah satu-satunya ciptaan Tuhan yang tidak dapat menghidupi kehidupannya dalam ketidaktahuan dari sang Pencipta. Lebih dari itu, dibuat dari rupa Tuhan, Adam dapat menggenapkan peran yang ciptaan lainnya tidak bisa penuhi – manusia pertama ini memiliki persekutuan atau fellowship dengan Tuhan dan menjadi obyek dari kasih Tuhan. Namun setelah menempatkan Adam di taman Eden, Tuhan menyelidiki bahwa ada sesuatu yang masih hilang.

TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” (Kejadian 2:18). Tuhan menyadari Adam perlu berhubungah dengan manusia lainnya – kebutuhan yang Tuhan bangun dalam dirinya. Lebih dari hanya sekedar teman untuk mendiami Eden, Hawa bisa menjadi obyek cinta Adam dan mampu mencintai Adam sebagai kebalikannya. Hawa mampu membagikan hal menakjubkan dari penciptaan dan tanggung jawab pemeliharaan. Dengan penciptaan Hawa, Adam menikmati hubungan intim dengan Tuhan yang semakin lengkap melalui komuni dan kesatuan dengan seseorang yang serupa dengan dirinya.

Melalui desain Tuhan kita memiliki kebutuhan yang dibawa sejak lahir untuk dicintai dan dimiliki. Sewaktu masih anak-anak kita belajar memberi dan menerima kasih sayang dan diajar kemampuan yang akan menolong kita menemukan penerimaan dalam masyarakat. Melalui hubungan kita dengan keluarga, teman, rekan kerja, dan orang lain, kita membentuk kesadaran individualitas kita dan menemukan tempat kita dalam mosaic kehidupan. Ketika kebutuhan kasih sayang dan persekutuan tidak terpenuhi, dimana kita menjadi resah, tidak bahagia… kita merasa kesepian.

Jika anda berjuang dengan rasa kesepian, anda tidak sendiri. Setiap orang mengalami musim perasaan terasing untuk satu alasan atau alasan lainnya. Biasanya kita mengatasi kesepian dengan menemui teman baru, memasuki lingkaran komunitas baru, atau mengambil beberapa tindakan yang mengikutsertakan kembali kita dengan orang-orang.

Bagaimanapun, berbagai factor manusia dan lingkungan lainnya seringkali dapat memutuskan kemampuan kita untuk berhubungan dengan orang lain. Boleh jadi anda jadi merasa tidak aman untuk bertemu orang baru setelah kematian orang yang anda cintai. Mungkin beberapa kemunduran secara sosial telah membuat anda berpikir bahwa tidak seorangpun yang tertarik untuk bersatu dengan anda. Pindah ke tempat baru mungkin membuat anda rindu pada teman lama dan tidak dapat memulai pertemanan yang baru. Ada banyak cara dimana kesepian yang berlangsung lama dapat mengambil alih hidup kita.

Penyebab Kesepian

Kesepian tidak terbentuk dalam semalam. Itu dapat menjadi hasil dari pengaruh jangka panjang yang membentuk sisi personalitas hidup kita. Atau itu dapat berkembang setelah satu transisi penting atau adanya trauma. Sering kita tidak waspada pada tekanan halus yang dapat secara perlahan membawa kita pada pengasingan yang dibebankan pada diri.

Beberapa orang cenderung untuk menyendiri karena keadaan pada perkembangan masa kanak-kanak mereka. Sebagai contoh, bertumbuh dengan orang tua yang tidak memberi kasih sayang atau mengkritik berlebihan mungkin dapat membuat seseorang malu untuk dekat dengan orang lain. Beberapa orang tidak pernah belajar untuk berkomunikasi dengan baik atau berjalan dengan rekannya. Lainnya memiliki sifat agresif berlebihan atau menuntut sifat personalitas yang membuat orang lain menarik diri dari intimidasi. Sebaliknya, orang dengan rasa berharga diri yang rendah sering menarik diri dari situasi sosial yang mereka percaya akan menuntun pada penolakan. Kesepian dapat menjadi suatu gaya hidup untuk orang yang berjuang dengan kemampuan membangun interpersonal yang buruk.

Ada juga banyak factor sosial yang menyumbang pada kesepian. Kita hidup dalam zaman dimana teknologi modern telah membuat kita lebih mudah untuk melakukan hal-hal tanpa orang lain dan tanpa meninggalkan rumah. Televisi adalah kejahatan utama yang merampok waktu kita untuk berhubungan dengan tetangga. Bagi sebagian, khususnya untuk orang yang lebih tua, meningkatnya kemungkinan menjadi korban kejahatan membuat mereka takut mengambil resiko untuk keluar rumah. Juga karena masyarakat kita lebih mobil dibanding masa lalu, keluarga bisa saja merelokasi beberapa waktunya untuk keuntungan karir atau untuk alasan lainnya yang cenderung melemahkan terbangunnya persahabatan yang dalam.

Kesepian bisa menjadi hasil dari “factor situasi”, keadaan dalam kehidupan yang meningkatkan kemungkinan keterasingan. Orang yang tidak menikah, bercerai atau janda-duda lebih mungkin merasakan kesepian karena mereka lebih mungkin untuk sendiri. Bagaimanapun, kesepian dapat juga terjadi ketika satu hubungan dalam pernikahan tidak menghasilkan kedekatan yang diharapkan. Siswa yang terpisah dari rumah, pemimpin yang harus terpisah jauh dari bawahannya, atau individu dengan masalah ketidak mampuan atau penyakit – semua menghadapi peluang mengalami kesepian yang lebih besar tergantung situasi dalam kehidupan mereka.

Sering kesepian dibawa oleh perkembangan, factor sosial atau situasi yang menuju pada masalah yang hanya membuat parah kesepian. Pecandu alcohol, obat-obatan, perpecahan keluarga atau penyakit sosial lainnya secara berkala berakar akibat kesepian dan biasanya semakin memperbesar keterasingannya dari kontak hubungan dengan manusia yang memegang nilai. Perkembangan kelompok gang, sekte agama, dan kelompok sosial menyimpang lainnya dapat bersumber dari kebanyakan orang yang perlu memiliki tempat dan kegagalan mereka untuk menemukan penerimaan dalam keadaan yang tradisional.

Apapun bisa menyumbang pada rasa kesepian anda, namun masih ada jalan keluar. Dimulai dengan konfrontasi penyebab kesepian yang setiap orang harus kembali kedalam terminology berikut ~ kesepian secara spiritual akibat terpisah dari Tuhan. Setiap kita memiliki kebutuhan untuk berhubungan dengan sesuatu yang lebih besar dibanding diri kita sendiri dengan maksud untuk mengisi kekosongan spiritual yang benar-benar terjadi dalam setiap diri manusia. Kitab Suci adalah rencana Tuhan untuk membangun hubungan paling penting dalam hidup kita.

Kesepian dan Alkitab

Kala kisah Adam dan Hawa diilustrasikan, Tuhan bermaksud agar kita membagikan hidup kita dengan orang lainnya. Pentingnya hubungan pribadi dimata Tuhan begitu jelas dalam banyak tempat yang dicurahkan pada manusia dalam Alkitab. Baik Perjanjian Lama maupun Baru banyak mengatakan tentang pernikahan, pengasuhan orang tua, persahabatan dan persekutuan orang percaya. Namun juga jelas dari Firman Tuhan bahwa ada satu hubungan yang didominasi dari sudut pandang Tuhan. Itu adalah persekutuan yang Tuhan inginkin dimiliki bersama kita, yang adalah bentuk dasar semua jenis hubungan.

Ketika kita menerima anugerah Tuhan berupa kehidupan kekal melalui Yesus Kristus, kita memasuki komuni dengan Pencipta alam semesta. Tuhan Semesta menjadi Bapa Surgawi dan Dia menempatkan Roh Kudusnya dalam diri kita. Yesus mereferensikan Roh Kudus sebagai “Penasehat” (Yohanes 14:16) dimana kehadiranNya akan memimpin kita pada seluruh kebenaran (Yohanes 16:13). Rasul Paulus dan Yohanes mengatakan Roh Tuhan akan mengisi orang percaya dengan jaminan keanggotaan kita dalam keluarga Allah (Roma 8:16; 1 Yohanes 14:13). Hari demi hari, melalui doa dan pembacaan Alkitab kita dapat mengalami persekutuan yang indah yang Tuhan inginkan dengan setiap anak-anakNya. Dia tidak terlalu sibuk untuk mendengarkan.

Perjalanan dinamis dengan Tuhan adalah dasar yang teguh untuk membangun hubungan dengan orang lain. Sebagai anak Tuhan, kita adalah anggota dari keluarga besar yang memberi arah pada dunia. Saudara dan saudari kita menduduki setiap negara di dunia ini. Bicara secara spiritual, “keluarga instant” adalah kelompok orang percaya dimana kita menghadiri gereja. Mereka membentuk dukungan yang punya fungsi seperti keluarga kita sebenarnya. Orang Kristen yang tidak pergi gereja atau tidak terlibat dalam aktivitas gereja memutuskan dirinya dari sumber persekutuan yang sesungguhnya, persekutuan yang kaya.

Jika anda orang Kristen yang menderita kesepian, tanyai diri anda jika anda membawa kepemilikan penuh dari kehidupan yang Tuhan lebih inginkan bagi anda. Apakah anda menghabiskan waktu berkualitas secara berkala dengan Bapa di Surga?. Apakah anda aktif dalam persekutuan dengan orang percaya?. Mintalah Tuhan memimpin anda masuk dalam hubungan yang lebih dalam dengan Tuhan dan semakin dalam berhubungan dengan sesama orang percaya lainnya.

Jika anda belum pernah mengundang Tuhan Yesus untuk menjadi Juru Selamat, ini saat yang paling baik untuk melakukannya. Membuat Yesus sebagai Tuhan dalam hidup anda akan meletakkan anda pada jalur yang memimpin pada keintiman dengan Tuhan, persahabatan baru dengan sesama orang percaya dalam kehidupan ini dan dalam kekekalan dalam hadirat Tuhan dalam kehidupan berikutnya.

Langkah Mengatasi Kesepian

Mungkin anda pernah mendengar saran berikut ini dari teman baik anda : “Kenapa tidak bergabung dalam kelompok kami?” atau ”Kamu seharusnya melakukan beberapa perjalanan”. Itu semua bukan ide yang jelek namun itu semua bukanlah solusi pada masalah kesepian. Langkah berikut ini akan menolong anda untuk membebaskan anda dari pikiran, emosi dan sikap yang menjadi akar kesepian. Mintalah Roh Tuhan untuk menolong anda mengidentifikasi tindakan yang anda dapat ambil untuk mengatasi kesepian.

    1. Mengakui Masalah

Hanya setelah anda mengetahui bahwa anda kesepian, anda dapat mengambil langkah yang diperlukan untuk melarikan diri dari isolasi hidup anda.

2. Pertimbangkan penyebabnya

Evaluasi kehidupan anda secara jujur melalui factor-faktor yang diterangkan diatas. Apakah ada dari antara itu yang sesuai dengan anda?

3. Terimalah apa yang tidak bisa diubah

Kematian pasangan anda, relokasi tempat tinggal yang jauh dari teman lama dan lingkungan yang tidak bisa diubah harus dihadapi secara jujur. Tuhan dapat memakai transisi dalam kehidupan kita untuk membuka pintu bagi pengalaman baru, namun kita harus bersedia membiarkan masa lalu dan melangkah ke depan.

4. Mengubah apa yang bisa diubah

Banyak penyebab kesepian yang dibicarakan diatas bisa menguasai kita. Apakah anda takut tertolak karena anda merasa tidak layak? Apakah anda tinggal di rumah menyaksikan televisi ketika anda sebenarnya bisa berada dalam fungsi komunitas?. Apakah sahabat terbaik anda baru saja pindah rumah?. Tanpa menghiraukan alasan kesepian, anda memberikan hal itu pada diri anda sendiri untuk mengukur bahwa anda akan menghadapi masalah.

  • Bekerja membangun rasa harga diri dengan menghentikan pembicaraan yang merusak diri seperti: mengatakan pada diri anda bahwa anda adalah orang yang tidak disukai. Ada banyak buku bagus tentang subyek atau berpikir rasional dan terapi kepercayaan yang salah yang dapat menolong anda.

  • Latihlah melihat diri anda dari perspektifnya Tuhan. Pelajari Alkitab dan ayat-ayat dan renungkan ayat dimana terdapat penggambaran pandangan Tuhan atas anak-anakNya.

  • Buatlah poin dimana anda keluar rumah paling tidak sekali dalam seminggu. Hadiri ibadah gereja, komunitas tertentu, ambil kelas, dll.

  • Terlibatlah dalam satu pemicu. Ada banyak kelompok yng mencari sukarelawan yang ingin membuat perbedaan. Tentu saja, bekerja untuk sebuah pelayanan atau amal juga menjadi jalan terbaik untuk menemui seseorang.

5. Mengembangkan kebiasaan baru yang membangun manusia batin anda

Ketika anda menjadi semakin kuat, menjadi orang yang percaya diri, anda akan menemukan lebih mudah membuat teman baru dan memasuki situasi baru. Cobalah beberapa strategi berikut untuk meningkatkan nilai diri anda:

  • Renungkan Firman Tuhan untuk relaksasi dan untuk meringankan dampak tekanan dalam kehidupan anda.

  • Tetapkan jadwal harian, akhir minggu atau sepanjang minggu. Kesepian sering kelihatan lebih intens ketika kita tidak punya sesuatu untuk dilakukan. Aturlah waktu anda dan pastikan untuk memasukkan aktivitas diluar rumah.

  • Mulailah olahraga secara rutin. Berjalan-jalanlah sekita tetangga anda, di taman sekita rumah atau berbelanja di mall. Anda akan mera lebih baik secara fisik dan emosional. Buanglah sebagian besar waktu anda untuk sendirian. Kesendirian (lawan dari kesepian) dapat menjadi pengalaman amat positif. Kesendirian atau menutup diri, memberikan kita kesempatan untuk merefleksi kehidupan kita, untuk merenungkan kehendak Tuhan bagi diri kita dan untuk menemukan kesembuhan dari luka-luka yang ditimbulkan oleh dunia. Banyak ahli merasa bahwa kita menghabiskan terlalu sedikit waktu sendiri dan bahwa kita semua akan lebih baik bila merencanakan wktu secara berkala untuk merenung dan menutup diri dalam kehidupan kita.

6. Membuat usaha untuk membuat teman baru

Sering semua yang diperlukan untuk melarikan diri dari kesepian adalah dengan menetapkan diri untuk mencari teman baru. Mengalahkan rasa malu dan ketakutan akan penolakan biasanya menjadi halangan terbesar untuk memulai persahabatan. Peganglah hal berikut dalam pikiran ketika anda mencoba menetapkan hubungan baru

  • Carilah seseorang dimana anda bisa membagikan ketertarikan anda.

  • Ambil inisiatif dan berikan seseorang panggilan. Kesempatan adalah ketika seseorang juga mencari teman seperti anda.

  • Bangun persahabatan secara perlahan. Jangan memenuhi satu perkenalan dengan masalah dan pendapat anda. Dengan berjalannya waktu keterbukaan untukmengekspresikan perasaan akan terbentuk. Berikan pujian dan bijaksanalah. Kumpulkan saran dan pendapat pihak lain. Jadilah pendengar yang baik.

7. Pertimbangkan untuk membeli binatang peliharaan

Binatang dapat menjadi teman yang mengagumkan. Jangan mengabaikan kemungkinan tersebut. Binatang peliharaan menawarkan diri sebagai teman yang tidak pernah komplain dan memberi kasih sayang tanpa banyak pertanyaan. Mereka dapat menjadi katalis bagi persahabatan dengan pemilik hewan pelihaharaan lainnya.

Kesepian dapat menguasai. Namun terserah anda untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk menghancurkan kebebasannya untuk menggenggam diri anda. Mintalah pada Tuhan di Surga satu keberanian untuk meraih orang lain dan mencoba sesuatu yang baru. Percaya pada Tuhan untuk memberi anda apa yang Dia inginkan anda miliki – kehidupan penuh kelimpahan termasuk teman yang intim dan dapat dipercaya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s